Ini 9 Waktu Jimak yang Dianjurkan Menurut Syariat
Melakukan hubungan intim untuk pasangan suami istri ialah suatu hal/tindakan yang sehatkan, bukan hanya fisik tetapi juga rohani.
Disamping menyehatkan, melaksanakan hubungan suami istri atau berjima bisa juga memperoleh pahala.
Karena pada intinya, berjima sebagai tindakan yang karunia, apabila mengerjakannya itu merupakan bagian dari beribadah, dan mendapatkan pahala.
Dalam syariat islam juga diterapkan tata cara dan waktu yang bagus untuk berjima. Lalu kapan pun waktu terbaik untuk lakukan hubungan suami istri?
Dikutip dari Galamedia dari Saluran YouTube Ummi Saroh pada Senin, 5 April 2021, berikut saat-saat yang pas untuk terkait menurut Islam:
1. Malam Pertama Bulan Ramadan
Imam Ali bin Abii Thalib sampaikan jika disunahkan untuk seorang suami untuk menjamah isterinya saat malam pertama pada bulan Ramadan.
Dan di bulan Ramadan, semua beribadah akan mendapat pahala yang berlipat ganda, oleh karena itu pasangan suami istri disarankan untuk melakukan hubungan intim pada malam pertama bulan Ramadan.
2. Akhir malam
Waktu yang lain yang bagus untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan ialah diakhir malam, persisnya saat mendekati subuh.
Pasangan suami istri disarankan untuk lakukan jalinan intim di saat ini.
Karena menurut hadits, berciuman diakhir malam berguna untuk sehatkan tubuh.
3. Malam Senin
Malam senin sebagai saat yang bagus untuk lakukan jalinan intim dengan suami atau istri.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "sebaiknya kamu menggali istrimu saat malam Senin karena bila Allah mentakdirkan seorang anak dia bisa menjadi penghafal Alquran dan Ridha pada anugerah yang diberi Allah.
4. Malam Selasa
Rasulullah SAW bersabda, "Bila kamu menjamah istrimu saat malam Selasa, dan (dari persetubuhan itu) kalian dianugerahkan anak, karena itu dia akan mendapatkan syahadah (kesaksian) sesudah kesaksiannya jika tidak ada Tuhan selainnya Allah dan Muhammad ialah utusan Allah, Allah tidak menyiksanya bersama beberapa orang kafir, mulutnya akan keluarkan berbau yang wangi, halus hatinya, pemurah hati, lidahnya terlindungi dari gibah, fitnah, dan dusta."
5. Hari Kamis
waktu zuhur sesudah matahari terpeleset dari tcngah langit. Rasulullah SAW bersabda, "Bila kamu menjamah istrimu di hari Kamis sesudah tergelincimya matahari dari tengah langit, dan (dari persetubuhan itu) kahan dianugemhi anak, karena itu sebenarnya setan tidak dapat dekatinya sampai dia beruban dam in bisa menjadi orang yang cepat pahami (mempunyai pengetahuan yang baik), dam Allah akan memberikannya keselamatan dalam dunianya dan agamanya."
6. Malam Kamis
Rasulullah SAW bersabda, "Bila kamu menjamah istrimu saat malam Kamis, dan (dari berjimak ini) kalian dikaruniai anak, karena itu dia akan mcnjadi seorang memiliki ilmu dan menjadi pimpinan."
7. Malam Jumat
Rasulullah SAW bersabda, "Bila kamu menjamah istrimu saat malam Jumat, dan (dari persetubuhan itu) kalian dianugerahkan anak, karena itu dia bisa menjadi orang yang pintar (pintar) bicaranya.
8. Malam Jumat péda akhir waktu Isya (sekitaran tengah malam)
Rasulullah SAW bersabda, "Bila kamu menjamah istrimu saat malam Jumat di akhir waktu Isya, dan (dari persetubuhan itu) kalian dianugerahkan anak, karena itu dia bisa diharap menjadi wali Allah, insya Allah."
9. Hari Jumat sesudah Asar
Rasulullah SAW bersabda, "Apabila kamu menjamah istrimu di hari Jumat sesudah Asar, dan (dari persetubuhan itu) kalian dikaruniai anak, karena itu dia bisa menjadi orang termasyhur, terkemuka. dan berilmu. ".

Belum ada Komentar untuk "Ini 9 Waktu Jimak yang Dianjurkan Menurut Syariat"
Posting Komentar